![]() |
| Potret Dok. Sagaraupdate / Potret Indra Gunawan Pengelola Wisata Cikundul |
SUKABUMI — Wisata Air Panas Cikundul di Kota Sukabumi tidak
hanya menawarkan sensasi berendam air panas alami, tetapi juga pengalaman
wisata sejarah dan geologi yang jarang ditemukan di tempat lain.
Dengan tiket masuk sebesar Rp15 ribu per orang, pengunjung
dapat menikmati fasilitas pemandian air panas sekaligus mengenal sejarah
kawasan Cikundul yang diyakini menyimpan berbagai peninggalan masa lampau.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman lebih jauh, tersedia paket
penjelajahan Sungai Purba Cimandiri dengan biaya Rp150 ribu per orang,
sedangkan khusus pelajar dan mahasiswa tersedia tarif khusus sebesar Rp100
ribu per orang.
Menariknya, perjalanan menyusuri sungai tersebut bukan sekadar aktivitas
wisata alam. Para pengunjung akan diajak melewati berbagai titik yang memiliki
nilai sejarah dan geologi penting, mulai dari formasi batuan purba, jejak
aktivitas Sesar Cimandiri, hingga sejumlah lokasi yang diyakini menyimpan
peninggalan sejarah yang belum sepenuhnya terungkap.
Maestro arkeologi Oki menjelaskan bahwa kawasan Sungai Cimandiri diduga
memiliki aliran sungai purba yang berada di bawah aliran sungai saat ini.
Sementara itu, pengelola Cikundul, Indra, menyebut karakteristik batuan di
kawasan tersebut memiliki kemiripan dengan batuan yang terdapat di kawasan
Geopark Ciletuh, yang dikenal memiliki sejarah geologi berusia jutaan tahun.
Selain menyaksikan bentang alam purba, wisatawan juga dapat melihat berbagai
peninggalan sejarah dari berbagai periode, mulai dari jejak kehidupan ribuan
tahun lalu hingga peninggalan yang berasal dari masa kolonial atau zaman
penjajahan.
Kawasan wisata ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB
hingga 22.00 WIB, sehingga pengunjung memiliki waktu yang cukup untuk
menikmati pemandian air panas maupun mengikuti kegiatan eksplorasi sejarah dan
geologi.
Dengan perpaduan wisata alam, edukasi, dan sejarah, Cikundul berpotensi
menjadi salah satu destinasi unggulan di Sukabumi yang menawarkan pengalaman
berbeda bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. **"
