-->
Sagara Update

SAGARAUPDATE.COM adalah portal berita modern yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya seputar peristiwa lokal hingga nasional. Selain menghadirkan konten berita, SAGARAUPDATE.COM juga menyediakan layanan podcast inspiratif, Event Organizer (EO) profesional, serta penyelenggaraan seminar media yang edukatif dan berkualitas. Menjadi pusat informasi dan kreativitas, SAGARAUPDATE.COM berkomitmen mendukung perkembangan dunia jurnalistik, edukasi, dan industri kreatif.

Iklan

Techonlogy

19 Siswa dan 1 Guru Tertabrak Mobil MBG di SDN Kalibaru 01 Sopir Mengaku Salah Injak Pedal

Kamis, 11 Desember 2025, Desember 11, 2025 WIB Last Updated 2025-12-11T12:16:25Z
Dok. Istimewa

SAGARAUPDATE.COM | JAKARTA — Kepolisian mengungkapkan bahwa total 20 orang menjadi korban dalam insiden mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk ke area SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025). Dari jumlah tersebut, 19 merupakan siswa dan satu orang lainnya adalah guru.


"Korban 20 orang, 19 siswa dan 1 orang guru," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Berdasarkan data kepolisian, lima korban telah dirujuk ke RS Koja karena mengalami luka lebih serius. Sementara 14 korban lainnya dibawa ke RSUD Cilincing, dan satu korban ditangani di puskesmas setempat.


Insiden terjadi sekitar pukul 07.39 WIB ketika para murid tengah mengikuti kegiatan di halaman sekolah. Mobil GranMax pengangkut menu MBG awalnya menabrak pagar sekolah sebelum menerobos ke dalam dan menghantam para siswa yang sedang beraktivitas di lapangan.


Peristiwa ini terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan suasana panik dari para guru dan siswa. Dalam rekaman tersebut, beberapa siswa terlihat tergeletak dan mendapatkan pertolongan, sementara sebagian lainnya berada di bawah kolong mobil.



Polisi telah memeriksa sopir mobil, berinisial AI, yang mengaku keliru menginjak pedal gas saat hendak mengerem di area sekolah yang berada di posisi menanjak.

"Ini keterangan sementara, bukan final. Dia mau naik ke atas area sekolah, mau ngerem, katanya remnya nggak pakem. Karena takut mundur, dia injek rem lebih dalam. Dia kira itu rem, ternyata gas," jelas Kapolsek Cilincing, Kompol Bobi Subasri.


Selain sopir, kernet bernama MRR juga turut dimintai keterangan. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sedang dilakukan.

"Kita belum bisa simpulkan, masih olah TKP dulu," tambah Bobi.


Kecelakaan ini sebelumnya menjadi viral di media sosial. Rekaman yang beredar menunjukkan sejumlah siswa tergeletak, beberapa di antaranya berada di bawah kolong mobil. Guru-guru terlihat berusaha melakukan pertolongan sambil mengevakuasi para siswa dari lokasi.


Narasi dalam video menyebutkan bahwa sopir bermaksud menginjak rem, namun justru menginjak pedal gas sehingga menyebabkan mobil melaju tak terkendali.


Polisi masih terus mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden yang melukai puluhan siswa ini.

Komentar

Tampilkan

Terkini