| Langkah kecil menuju masa depan besar. Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyerahkan hadiah juara pertama MHQ Jannatul Firdausi ke-8 — bukti nyata bahwa pembinaan umat terus tumbuh dari lingkungan masyarakat. |
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu disambut hangat warga Perum Mangkalaya Residence. Dalam momen tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas sejumlah perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai telah mendukung mobilitas dan kemudahan akses warga.
“Terima kasih Pak Bupati, kami warga Perum Mangkalaya Residence telah merasakan program bapak. Jalan sudah diperbaiki di dalam dan luar perum, meskipun belum semuanya,” ujar H. Uka mewakili warga.
Ia menegaskan, masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Sukabumi demi terwujudnya Sukabumi yang lebih maju dan berkah.
“Kami bertekad mendukung program Bupati demi Sukabumi Mubarakah,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Asep Japar menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas. Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam proses pembangunan, namun berkomitmen untuk terus berjuang menghadirkan perubahan positif.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun kami akan terus berjuang memajukan Kabupaten Sukabumi. Mohon doa dan dukungan untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan Mushabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Mushabaqah Syarhil Quran, serta lomba story telling yang diikuti ratusan peserta. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis dalam membina dan menumbuhkan generasi Qurani.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meneguhkan kecintaan terhadap Alquran, serta menumbuhkan semangat mengamalkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan keagamaan di Kabupaten Sukabumi terus berjalan dengan dukungan dan peran aktif masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah), di mana nilai religius menjadi landasan dalam setiap gerak pembangunan.
“Ini adalah investasi besar bagi Kabupaten Sukabumi. Nilai religius harus menjadi fondasi dalam pembangunan,” tegasnya.
Melalui momentum penutupan MHQ Jannatul Firdausi ke-8 ini, Bupati berharap syiar Alquran terus berkumandang di seluruh pelosok daerah. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Alquran bukan hanya untuk dihafal, tetapi sebagai pedoman hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Meskipun kegiatan telah mencapai puncaknya hari ini, semangat menjaga dan mengamalkan Alquran tidak boleh berhenti. Justru dari sinilah tanggung jawab besar dimulai,” tandasnya.
Bupati pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam membina generasi Qurani, menjaga akhlak, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.