![]() |
| Caption Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (4/1/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan proyek strategis nasional, khususnya sektor hilirisasi industri bernilai investasi besar guna memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Sumber: Sekretariat Kabinet RI |
SAGARAUPDATE | HAMBALANG, JAWA BARAT – Presiden Prabowo Subianto secara khusus menerima kunjungan CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (4/1/2026) sore. Pertemuan tertutup itu menjadi momentum penting untuk membahas percepatan sejumlah proyek strategis nasional, terutama di sektor hilirisasi industri dengan total nilai investasi yang sangat besar.
Menurut keterangan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pertemuan tersebut membahas tiga poin utama, yang menjadi inti perhatian pemerintah dan pelaku usaha dalam memacu pertumbuhan industri dalam negeri.
Salah satu fokus utama adalah perkembangan proyek hilirisasi yang dijalankan oleh Danantara. Program ini akan dilaksanakan di lima titik lokasi berbeda dan direncanakan segera melakukan groundbreaking pada awal Februari 2026. Total investasi proyek ini diperkirakan mencapai sekitar US$6 miliar atau setara Rp100 triliun, yang akan menopang penguatan struktur industri nasional.
Selain itu, kedua pemimpin juga menyinggung soal proyek Waste to Energy — inisiatif strategis dalam mengelola sampah secara lebih terintegrasi. Program tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengurangi volume sampah terbuka, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan energi terbarukan.
Pertemuan ini menunjukkan sinergi pemerintah dengan pelaku usaha strategis dalam mendorong investasi jangka panjang yang berimplikasi pada pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ketahanan ekonomi nasional. (***)
