-->
Sagara Update

SAGARAUPDATE.COM adalah portal berita modern yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya seputar peristiwa lokal hingga nasional. Selain menghadirkan konten berita, SAGARAUPDATE.COM juga menyediakan layanan podcast inspiratif, Event Organizer (EO) profesional, serta penyelenggaraan seminar media yang edukatif dan berkualitas. Menjadi pusat informasi dan kreativitas, SAGARAUPDATE.COM berkomitmen mendukung perkembangan dunia jurnalistik, edukasi, dan industri kreatif.

  • Jelajahi

    Copyright © Sagara Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    Website Desa di Sukabumi disiapkan Jadi Mesin PADes dan Penggerak Ekonomi Lokal

    Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T10:07:47Z
    Dokumentasi : Istimewa

    SUKABUMI | SAGARAUPDATE— Transformasi digital desa kini tak lagi sekadar wacana. Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi bersama Sagara Update resmi menggulirkan program “Desa Digital Cuan”, sebuah inisiatif untuk menjadikan website desa sebagai sumber pendapatan berkelanjutan.


    Kegiatan yang berlangsung di sekretariat APDESI ini dihadiri jajaran pengurus serta pegiat digital desa. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong desa agar tidak hanya hadir di dunia digital, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai peluang ekonomi.


    Wakil Sekretaris II APDESI Kabupaten Sukabumi, C. Andi Rusmawan, menegaskan bahwa desa harus mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman.


    “Hari ini desa tidak cukup hanya memiliki website. Yang terpenting adalah bagaimana website tersebut bisa dikelola dengan baik, menghasilkan trafik, dan pada akhirnya memberikan pemasukan bagi desa,” ujar C. Andi Rusmawan.


    Program “Desa Digital Cuan” tidak hanya fokus pada pendapatan online seperti Google AdSense dan peningkatan trafik website, tetapi juga mendorong skema pendapatan offline yang lebih konkret dan langsung dirasakan masyarakat desa.


    Pimpinan Redaksi Sagara Update, M. Fajar Purnama, S.Kom, menjelaskan bahwa peluang besar justru terletak pada pengembangan jasa pembuatan dan pengelolaan iklan desa yang bisa dijalankan oleh pemerintah desa melalui BUMDes maupun Komunitas Digital Desa.


    “Peluang ini sangat nyata. Desa bisa membuka jasa pembuatan iklan—mulai dari konten promosi, penulisan berita, sampai pengelolaan publikasi digital. Ini bisa dikerjakan oleh anak-anak muda desa yang kita latih,” jelas Fajar.


    Menurutnya, skema ini tidak hanya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.


    “Dari jasa iklan itu ada pemasukan. Dari situ juga muncul lapangan kerja. Jadi bukan hanya PADes yang naik, tapi pengangguran juga bisa ditekan,” tegasnya.


    Lebih lanjut, Fajar menambahkan bahwa website desa juga memiliki peran strategis dalam membangun dan memetakan potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.


    “Kita tahu setiap desa punya potensi masing-masing, mulai dari sektor sayuran, peternakan, hingga ketahanan pangan. Website desa bisa menjadi etalase digital untuk menampilkan semua itu,” tambahnya.


    Melalui halaman khusus potensi desa, berbagai komoditas lokal dapat dipublikasikan secara lebih luas, sehingga membuka akses pasar yang lebih besar bagi para pelaku usaha di desa.


    “Kita arahkan agar potensi desa itu tidak hanya dipajang, tapi bisa langsung terkoneksi dengan kebutuhan pasar. Salah satunya dengan mendorong penjualan melalui dapur MBG di desa, sehingga produk lokal bisa terserap dan berputar di wilayah sendiri,” jelas Fajar.


    Dengan pendekatan ini, website desa tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga menjadi jembatan antara produksi dan distribusi ekonomi lokal.


    Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berkala. Dengan pendekatan online dan offline yang berjalan beriringan, desa diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi digital yang mandiri dan berkelanjutan.


    Jika dijalankan secara konsisten, program ini diyakini mampu menciptakan efek nyata—meningkatkan PADes, membuka peluang kerja, serta mendorong lahirnya konten kreator lokal dari desa-desa di Kabupaten Sukabumi.


    “Website desa bukan sekadar informasi, tapi sumber penghasilan—dan alat untuk mengangkat potensi desa agar benar-benar bernilai ekonomi,” menjadi penegasan dalam gerakan ini.***

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini