![]() |
| Foto :Ist |
SAGARAUPDATE.COM - Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh keluarga besar Syafana Islamic School. Ia mengajak para siswa untuk menikmati setiap rangkaian perjalanan dengan penuh rasa syukur, sekaligus menjadikannya sebagai pengalaman belajar yang berharga.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, saya mengucapkan selamat datang kepada keluarga besar Syafana Islamic School. Terima kasih telah berkunjung ke Kota Sukabumi,” ujar Bobby. Jumat (2/10/2026).
Bobby menekankan, kegiatan wisata tidak hanya sekadar mencari kesenangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal lebih dalam budaya, sejarah, kuliner, dan berbagai potensi daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan salah satu kekayaan budaya khas Kota Sukabumi, yaitu bola leutik seuseukeut (Boles), yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat nasional dan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Selain mengenal tradisi Boles, para peserta juga dijadwalkan mengikuti sesi pembuatan mochi. Menurut Bobby, pengalaman langsung membuat makanan khas ini menjadi sarana efektif bagi para siswa untuk lebih dekat dengan kekayaan kuliner lokal Sukabumi.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence), Bobby turut mengingatkan pentingnya menjaga identitas serta jati diri bangsa. Menurutnya, meski teknologi memberikan banyak peluang, generasi muda tidak boleh melupakan sejarah, budaya, dan lingkungan tempat mereka tumbuh.
Ia pun mendorong para siswa untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan positif, seperti membuat konten edukatif, mempromosikan potensi daerah, serta selalu membiasakan diri mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya.
“Jadikan media sosial sebagai wadah untuk mengampanyekan kebaikan. Belajarlah untuk selalu memvalidasi berita, serta mengecek fakta dan data. Itu sangat penting,” tegasnya.
Mengambil tempat di Gedung Juang 45, Bobby juga mengajak para peserta memahami nilai sejarah dari bangunan ikonik tersebut. Ia menjelaskan bahwa Gedung Juang 45 menyimpan rekam jejak perjuangan yang panjang di Kota Sukabumi. Melalui kunjungan ini, diharapkan tumbuh rasa syukur dan penghargaan atas jasa para pahlawan pendahulu.
Ia meyakini bahwa eduwisata merupakan sarana yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda melalui pembelajaran langsung di lapangan. Para siswa pun didorong untuk aktif bertanya, cepat beradaptasi, serta memetik nilai positif dari setiap kegiatan.
“Awali segala sesuatu dengan niat yang baik. Niat baik insyaallah akan membuahkan hasil yang baik pula. Tetap fokus, konsisten, berkomitmen, serta senantiasa berbuat kebaikan dan bersyukur,” pesan Bobby. (***)
