![]() |
| Potret : Suasana pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sukabumi, di tengah menipisnya stok blanko e-KTP yang berdampak pada optimalisasi layanan di sejumlah UPTD. Dukcapil Sukabumi menyatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ketersediaan blanko dapat segera terpenuhi. |
SAGARAUPDATE.COM | SUKABUMI — Ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sukabumi dilaporkan menipis. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya pelayanan administrasi kependudukan di sejumlah wilayah.
Bahkan, beberapa Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dukcapil yang tersebar di berbagai kecamatan terpaksa tidak dapat beroperasi secara optimal, lantaran keterbatasan blanko e-KTP yang tersedia.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dukcapil Kabupaten Sukabumi, Asep Dedih, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa keterbatasan blanko saat ini menjadi kendala utama dalam pelayanan perekaman dan pencetakan e-KTP bagi masyarakat.
“Memang saat ini stok blanko e-KTP di Kabupaten Sukabumi sedang menipis. Dampaknya, beberapa UPTD tidak bisa menjalankan pelayanan pencetakan e-KTP seperti biasa,” ujar Asep Dedih, saat dikonfirmasi, Selasa (6/1).
Meski demikian, pihak Dukcapil Kabupaten Sukabumi tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri di tingkat pusat.
“Kami sudah melakukan koordinasi ke pusat terkait ketersediaan blanko. Mudah-mudahan distribusi blanko e-KTP bisa segera terealisasi agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal,” tambahnya.
Asep Dedih juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mengikuti informasi resmi dari Dukcapil. Sementara itu, pelayanan administrasi kependudukan lainnya tetap berjalan, meskipun pencetakan e-KTP masih menyesuaikan dengan ketersediaan blanko.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dukungan dari pemerintah pusat agar kebutuhan blanko e-KTP dapat segera terpenuhi, mengingat tingginya kebutuhan dokumen kependudukan di wilayah dengan jumlah penduduk yang besar seperti Sukabumi. (A*7)
