SAGARAUPDATE.COM | SUKABUMI – Warga Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa kepala yang sudah membusuk di sebuah solokan pada Kamis (8/1/2026) malam. Penemuan tragis ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan aparat terkait.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga yang tengah berburu ikan dengan cara ngobor menggunakan senter sekitar pukul 21.00 WIB. Saat menyusuri aliran solokan, keduanya terkejut melihat sesosok tubuh manusia dalam kondisi telungkup di atas bebatuan, sudah tidak utuh, dan tampak membusuk.
Pemerintah Desa Purwasedar membenarkan kejadian tersebut. Laporan warga diterima tepat pada pukul 21.00 WIB, disusul koordinasi cepat dengan Polsek Ciracap, Puskesmas Ciracap, P2BK, dan unsur kecamatan.
“Kami menerima informasi sekitar pukul 21.00 WIB, kemudian langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar perwakilan Pemdes Purwasedar.
Sesampainya di lokasi, tim gabungan memastikan bahwa jasad tersebut berada dalam kondisi sudah membusuk dan tanpa kepala. Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari.
“Sekitar pukul 02.00 WIB sudah berhasil dievakuasi. Dari pemeriksaan medis Puskesmas Ciracap, diperkirakan korban telah meninggal antara tujuh hingga sepuluh hari,” jelasnya.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Ciracap menuju Polres Sukabumi di Palabuhanratu, sebelum akhirnya dibawa ke RS Setukpa Polri Kota Sukabumi untuk proses otopsi.
“Saya sendiri yang membawa mayat ke Polres Sukabumi. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Setukpa Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemdes Purwasedar mengungkapkan belum ada laporan warga terkait kehilangan anggota keluarga.
“Sampai sekarang belum ada satu pun warga yang melapor kehilangan keluarga,” ungkap pihak desa.
Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian, turut membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia memastikan bahwa proses penyelidikan tengah berlangsung.
“Benar, saat ini akan dilakukan otopsi di RS Setukpa Polri untuk mengetahui identitas dan penyebab kematian,” tegasnya.
Kasus ini kini masih menjadi misteri dan pihak kepolisian mendalami dugaan penyebab kematian serta identitas korban. (R*1)
