| Petugas BPBD Kota Sukabumi saat meninjau langsung rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang di Bantar Panjang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Senin (2/2/2026). BPBD menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk respon cepat penanganan bencana. (Foto: Istimewa) |
SAGARAUPDATE.COM | SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bergerak cepat merespons bencana angin kencang yang melanda wilayah Warudoyong. BPBD langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah warga yang terdampak di Bantar Panjang, RT 004 RW 009, Kelurahan Sukakarya, pada Senin (2/2/2026).
Bencana angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan cukup signifikan pada bagian atap asbes rumah warga. Menyusul kejadian itu, warga segera melaporkan kondisi darurat ke BPBD Kota Sukabumi. Laporan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta penanganan awal bagi warga terdampak. Di lokasi kejadian, petugas BPBD juga berinteraksi langsung dengan warga guna menggali kronologi peristiwa dan kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Sebagai bentuk tanggap darurat, BPBD Kota Sukabumi menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya paket sembako, karpet, serta mainan untuk anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memberikan dukungan psikososial, khususnya bagi anak-anak yang terdampak.
Respon cepat BPBD Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari Lurah Sukakarya. Ia menilai langkah sigap tersebut menunjukkan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat saat terjadi musibah.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas respon cepat BPBD Kota Sukabumi yang langsung turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada warga kami yang terdampak bencana,” ujar Lurah Sukakarya.
BPBD Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus siaga dan responsif terhadap setiap kejadian bencana di wilayah Kota Sukabumi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan warga serta meminimalkan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Reporter: Ani Mulyani