| Toni, salah satu pangrajin genteng Gunung Guruh, tengah mempersiapkan bahan baku dalam proses pembuatan genteng berkualitas. |
SAGARAUPDATE.COM | SUKABUMI – Kerajinan genteng (kenteng) asal Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, semakin menonjol sebagai salah satu sektor ekonomi kerakyatan yang berkembang pesat. Produk lokal yang dihasilkan para pangrajin Desa Gunung Guruh kini menjadi pilihan utama masyarakat yang tengah membangun rumah hingga pengusaha perumahan berskala besar.
Toni, salah satu pangrajin, mengatakan lonjakan permintaan terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Selain kualitas bahan baku dan daya tahan genteng, dukungan berbagai pihak turut membuat produk lokal ini semakin dikenal.
“Alhamdulillah pesanan makin banyak. Dari warga, dari pengembang, semuanya terus bertambah. Genteng di sini sudah terkenal kuat dan awet,” ujar Toni.
Kepala Desa Gunung Guruh, Pandji, menyampaikan bahwa perkembangan positif ini tidak lepas dari keberadaan Program Kentengnisasi, program yang menjadi dorongan Gubernur Jawa Barat . Program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pangrajin.
“Program Kentengnisasi bukan hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga membantu pemasaran. Ada dorongan kuat dari provinsi, sehingga pangrajin bisa mendapatkan pasar yang bagus. Pemerintah Jawa Barat pernah turun langsung meninjau proses pengembangan di sini dan memberikan dukungan penuh,” jelas Pandji.
Bantuan pemasaran tersebut membuat para pangrajin kini dapat menjangkau pembeli dari wilayah yang lebih luas, termasuk pengembang perumahan yang sebelumnya belum mengenal produk genteng Gunung Guruh.
Dengan meningkatnya permintaan, dukungan pemerintah, dan kualitas produk yang terjaga, kerajinan genteng Gunung Guruh diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi lokal yang terus tumbuh di Sukabumi.***