Sagara Update

SAGARAUPDATE.COM adalah portal berita modern yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya seputar peristiwa lokal hingga nasional. Selain menghadirkan konten berita, SAGARAUPDATE.COM juga menyediakan layanan podcast inspiratif, Event Organizer (EO) profesional, serta penyelenggaraan seminar media yang edukatif dan berkualitas. Menjadi pusat informasi dan kreativitas, SAGARAUPDATE.COM berkomitmen mendukung perkembangan dunia jurnalistik, edukasi, dan industri kreatif.

  • Jelajahi

    Copyright © Sagara Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Diduga Alami Keracunan, Dinkes Investigasi SPPG

    Rabu, 07 Oktober 2026, Oktober 07, 2026 WIB Last Updated 2026-10-07T14:28:50Z
    Foto AI

    SAGARAUPDATE.COM – Sebanyak 151 orang yang terdiri dari siswa dan guru SMKN 1 Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan. Kejadian tersebut saat ini masih dalam penanganan dan investigasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.Informasi tersebut diketahui pada Rabu, 7 Oktober 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.


    Berdasarkan informasi awal dari pihak SMKN 1 Gunungguruh, terdapat 125 siswa dan 26 guru yang mengalami sejumlah gejala, di antaranya mual, pusing dan diare. Dari total tersebut, satu orang guru sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Betah Medika.


    Tim dari Puskesmas Cibolang kemudian berkoordinasi dengan pihak SMKN 1 Gunungguruh untuk memastikan kondisi di lapangan.


    Dari penelusuran awal, pihak sekolah sebenarnya telah mengetahui adanya siswa dan guru yang mengalami sakit sejak Senin. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, keluhan tersebut diketahui mulai dirasakan sejak Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.


    Sejumlah siswa dan guru yang mengalami gejala tersebut memberikan keterangan bahwa keluhan berupa mual, pusing dan diare muncul beberapa waktu setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


    Menu yang dikonsumsi pada saat itu disebut berupa dimsum ayam, dengan waktu konsumsi sekitar pukul 13.00 WIB.


    Meski demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan bahwa makanan tersebut menjadi penyebab sakit yang dialami para siswa dan guru. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.


    Sebagai bagian dari penanganan, unsur kecamatan bersama tim kesehatan mendampingi proses investigasi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikujang 1. Pemeriksaan terhadap SPPG dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan dan berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIB.


    Berdasarkan data sementara yang dihimpun, sebanyak 125 siswa dan 26 guru mengalami gejala dengan total 151 orang. Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia.


    Sementara itu, kondisi terkini sebagian siswa dan guru masih mengalami gejala dan menjalani pengobatan jalan di rumah masing-masing. Adapun satu guru yang sebelumnya menjalani perawatan dilaporkan sudah dapat kembali melaksanakan tugas mengajar.


    Situasi saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Penyebab kejadian masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari tim Dinas Kesehatan.


    Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya pihak kecamatan, Kapolsek, Danramil, tim Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Cibolang dan Kepala Puskesmas Gunungguruh.


    Dalam laporan awal tersebut juga disebutkan bahwa pihak SMKN 1 Gunungguruh sebelumnya tidak melaporkan kejadian tersebut kepada sejumlah pihak terkait, selain kepada pihak SPPG Cikujang 1.


    Catatan: Data jumlah siswa dan guru yang mengalami gejala serta dugaan keterkaitan dengan konsumsi MBG masih merupakan data awal berdasarkan laporan pihak kecamatan dan pihak sekolah. Penyebab kejadian masih dalam proses investigasi Dinas Kesehatan.(***)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini