| BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat. Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi dalam waktu singkat. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang serta terus memantau informasi cuaca terkini. |
SAGARAUPDATE.COM | SUKABUMI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berbasis nowcasting untuk wilayah Jawa Barat, Sabtu (04/04/2026).
Berdasarkan data dari laman resmi BMKG, sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang dalam periode waktu singkat (0–6 jam ke depan).
BMKG menjelaskan bahwa informasi nowcasting merupakan prakiraan cuaca jangka sangat pendek yang digunakan sebagai peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi secara cepat dan lokal.
Selain itu, dalam sistem peringatan dini tersebut, wilayah terdampak juga dikategorikan dalam beberapa level kewaspadaan seperti Waspada, Siaga, hingga Awas, tergantung tingkat potensi cuaca ekstrem yang terjadi.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi, di antaranya banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat angin kencang.
Sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Sukabumi dan sekitarnya, masuk dalam cakupan potensi hujan yang diperkirakan masih dapat berlangsung hingga siang hari.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Hindari berteduh di bawah pohon, baliho, atau tiang listrik saat hujan disertai angin kencang dan petir.
BMKG menegaskan, pemantauan kondisi cuaca secara berkala sangat penting guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.***