![]() | |
|
SAGARAUPDATE | SUKABUMI — Pemerintah Desa Cikujang memastikan perbaikan jalan di wilayah Legoknyenang telah dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya rusak, berlumpur, dan dipenuhi debu akibat aktivitas kendaraan muatan.
Sekretaris Pemerintah Desa Cikujang, Ika Karmila, mengatakan bahwa perbaikan jalan tersebut menjadi tindak lanjut atas aspirasi warga yang sebelumnya ramai menyuarakan kondisi akses jalan di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah saat ini perbaikan jalan sudah dilakukan. Sebelumnya memang ada keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan aktivitas kendaraan muatan yang melintas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses perbaikan jalan yang dilakukan di wilayah Legoknyenang mencapai kurang lebih 600 meter dan saat ini sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Meski aktivitas kendaraan pengangkut material masih berlangsung, Pemerintah Desa menyebut saat ini sudah dilakukan pengaturan jalur demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.
Menurut Ika, di lokasi kini telah dibuat skat atau pembagian akses jalan antara kendaraan muatan dan jalur warga guna mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Saat ini sudah dibuat skat atau pembagian jalur antara kendaraan muatan dan akses warga. Jadi ada jalur khusus untuk truk muatan dan ada akses jalan yang diprioritaskan untuk masyarakat,” jelasnya.
Kondisi jalan di Legoknyenang sebelumnya sempat menjadi perhatian warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan dapat bertahan dalam jangka panjang dan aktivitas kendaraan berat tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta keselamatan masyarakat sekitar.
Pemerintah Desa Cikujang juga berharap pembangunan dan aktivitas proyek di wilayah tersebut dapat berjalan selaras dengan kenyamanan warga sehingga situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. ***
